[GASAL 13-14] APK: Studi Kasus ke-1 Senin, 9 September 2013

Pak Ahmad yang berasal dari kota Malang mempunyai pabrik tempe malang di Jakarta. Proses pembuatan tempe yang dilakukanPak Ahmad adalah seperti berikut ini: Sediakan kedelai 1 kg. Kedelai dipilah-pilah, buang kedelai yang rusak/busuk. Setelah selesai kedelai kemudian direndam semalam. Selanjutnya, buang air rendaman dan kedelai dicuci bersih kemudian rebus sampai mendidih kedelai yang sudah selesai dicuci. Lakukan perendaman kedelai, sekitar 12-24 jam. Setelah itu lakukan pencucian dengan air mengalir. Kemudian, kedelai dikelupas kulitnya sampai bersih. Kedelai yang sudah selesai dikelupas, selanjutnya direbus sampai mendidih. Setelah mendidih, kedelai didinginkan/ditiris. Setelah dingin benar, lakukan peragian, ½  sendok teh ragi untuk 1 kg kedelai Selanjutnya tempe dibungkus, bisa dengan daun pisang atau plastik yang dilubangi dengan paku jarak +- 1 cm. Setelah dibungkus, lakukan proses  fermentasi/pemeraman, 24 jam pertama ditutup rapat, lalu dibuka. Suatu ketika Pak Ahmad menerima beberapa komplain dari pelanggannya bahwa di dalam tempe Pak Ahmad tercampur kerikil kecil. Pelanggan yang lain mengeluhkan bahwa tempe Pak Ahmad beberapa kali terasa asam. Pak Ahmad berencana melakukan analisis terhadap masalah yang dikeluhkan pelanggannya dan berupaya memperbaiki kualitas tempe buatannya.

Mahasiswa diminta untuk mengidentifikasi:

  1. Gejala masalah
  2. Inti masalah
  3. Penyebab masalah (gunakan flowchart, fishbone diagram, diagram pareto, dsb)
  4. Alternative solusi
  5. Rencana eksekusi solusi
  6. Rencana evaluasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s