[PPHB Genap 12-13] Kuis Analisis Biaya 27 Juli 2013

Dear Mahasiswa,

Kuis ini adalah tugas individu. Kerjakan 6 soal saja dari seluruh soal yang tersedia.  Jawaban anda silakan dikirimkan via email dms.ti.usakti@gmail.com selambatnya besok, hari Minggu 28 Juli 2013.

anda dapat menegrjakan dalam format .docs  (MS words) atau .xls  (MS Excel). Subject email dan nama file kuis anda adalah PPHB Genap 12-13_nama (nim)_kuis Anbi 1. Nama file yang tidak sesuai format tidak akan saya nilai.

7 orang pengirim tugas pertama akan mendapatkan bonus tambahan nilai.

Selamat Bekerja.

SOAL 1

PT. A menggunakan metode harga pokok pesanan dalam pengumpulan biaya produksinya. Biaya overhead pabrik untuk tahun 20×1 diperkirakan sebesar Rp. 50.000 pada tingkat kapasitas yang direncanakan sebanyak 20.000 jam tenaga kerja langsung. Dalam bulan Mei 20X1 pesanan nomor 461 telah selesai dikerjakan. Biaya bahan baku untuk pesanan tersebut berjumlah Rp. 4.000 dan biaya tenaga kerja langsung berjumlah Rp. 1.500 dengan tarif Rp. 5 per jam. Pada akhir tahun ternyata perusahaan telah beroperasi 24.000 jam tenaga kerja langsung dan biaya overhead parik sesungguhnya dikeluarkan sebesar Rp. 54.000. Jika pesanan no 461 terdiri dari 100 unit produk, maka berapakah harga pokok per unit dalam pesanan tersebut ?

SOAL 2

Seorang auditor keuangan mencoba merekonstruksi data dari 2 pembayar pajak yang hilang sebagian. Data yang masih ada adalah sebagai berikut:

KASUS 1

KASUS 2

dalam ribuan

Accounts Receivable, 12/31

Rp6,000

Rp2,100

Harga Pokok Penjualan

A

Rp20,000

Accounts Payable, 1/1

Rp3,000

Rp1,700

Accounts Payable, 12/31

Rp1,800

Rp1,500

Persediaan Barang Jadi, 12/31

B

Rp5,200

Gross Margin

Rp11,300

C

Barang 1/2 Jadi, 1/1

Rp0

Rp800

Barang 1/2 Jadi, 12/31

Rp0

Rp3,000

Persediaan Barang Jadi, 1/1

Rp4,000

Rp4,000

Bahan Langsung Terpakai

Rp8,000

Rp12,000

Buruh Langsung

Rp3,000

Rp5,000

Biaya Pabrikasi Tak Langsung

Rp7,000

D

Pembelian Bahan Baku

Rp9,000

Rp7,000

Pendapatan

Rp32,000

Rp31,800

Accounts Receivable, 1/1

Rp2,000

Rp1,400

Anda diminta melengkapi data yang kurang

SOAL 3

PT. SP ingin membuat laporan keuangan untuk bulan Oktober 2011. Pada tanggal 1 Oktober 2011, PT. SP mempunyai persediaan awal bahan di gudang bahan baku senilai Rp 5 juta. Pada tanggal 10 Oktober 2011 dilakukan pembelian bahan senilai Rp. 33 juta, bahan tersebut datang ke gudang tanpa ada yang dikembalikan karena semuanya baik. Pada 31 Oktober 2005, tercatat sisa bahan yang belum digunakan sebanyak Rp. 3 juta. Untuk mengubah bahan menjadi produk jadi diperlukan biaya tenaga kerja (upah langsung) dan biaya overhead sebesar Rp 50 juta (biaya konversi). Daftar biaya yang dikeluarkan selain bahan dan biaya tenaga kerja selama bulan Oktober 2011 adalah sebagai berikut :

Listrik, air, telepon pabrik Rp 1 juta Biaya promosi Rp 2 juta
Asuransi pabrik Rp 2 juta Komisi penjualan Rp 1 juta
Depresiasi mesin dan bangunan pabrik Rp 8 juta Biaya asuransi kantor Rp 1 juta
Tenaga kerja tidak langsung Rp 6 juta Biaya depresiasi bangunan kantor Rp 5 juta
Bahan pembantu Rp 2 juta Gaji direksi Rp 10 juta
Biaya tidak langsung pabrik lainnya Rp 1 juta Biaya alat tulis kantor Rp 1 juta

Pertanyaan :

  1. Hitung Biaya Bahan yang digunakan.
  2. Hitung Upah Tenaga Kerja Langsung.
  3. Hitung Biaya Manufaktur .
  4. Jika persediaan awal BDP Rp 6 juta dan persediaan akhir BDP Rp 4 juta. Hitung Harga Pokok Produksi.
  5. Hitung Harga Pokok Barang Siap Dijual , jika persediaan awal barang jadi Rp 10 juta dan persediaan akhir barang jadi Rp 7 juta.
  6. Jika penjualan sebesar Rp 150 juta berapa laba kotor dan laba operasi/usaha.

SOAL 4

Sekelompok mahasiswa ingin mengadakan bazaar pakaian layak pakai dan barang seken untuk amal. Setiap pakaian dibeli dengan harga sama yaitu Rp 5.000,- dan barang seken Rp 10.000,-. Tenda & peralatan disewa Rp 100.000,- seharinya. Penjaga stand dibayar Rp30.000,- perhari. Perbandingan antara pakaian layak dan barang seken adalah 2:1. Harga jual pakaian layak adalah Rp 10.000,- dan barang seken adalah Rp 15.000,-

Pertanyaan :

  1. Jika diinginkan untuk mendapatkan dana untuk dibelikan sembako sebesar Rp720.000,-. Berapa pakaian layak pakai dan barang seken harus terjual.
  2. Jika separuh dari pakaian layak dan barang seken merupakan sumbangan, berapa jumlah yang berhasil dikumpulkan, jika jumlah yang terjual sama dengan hasil pada jawaban (a).

Jika penjaga stand minta dibayar Rp 250,- per potong dari barang yang laku dan diinginkan dana yang diperoleh Rp 725.000,- dengan harga beli penuh (sama dengan (a)). Berapa yang harus terjual masing-masing.

SOAL 5

Perusahaan elektronik ELJI memproduksi dua model televisi layar lebar : Monarch, sudah diproduksi dari tahun 2001 dijual dengan harga Rp 900.000,- dan Regal, model terbaru diperkenalkan tahun 2004 dijual dengan harga Rp 1.140.000,-. Berdasarkan laporan keuangan berikut, pihak manajemen ELJI memutuskan untuk konsentrasi pada penjualan Regal dan mulai meninggalkan model Monarch.

Laporan Keuangan November 2005

(dalam jutaan rupiah)

Monarch

Regal

Total

Pendapatan

Rp19.800,-

Rp4.560,-

Rp24.360,-

Cost of good sold

Rp12.540,-

Rp3.192,-

Rp15.732,-

Laba Kotor

Rp7.260,-

Rp1.368,-

Rp8.628,-

Biaya Sales dan Administrasi

Rp5.830,-

Rp978,-

Rp6.808,-

Laba Usaha

Rp1.430,-

Rp390,-

Rp1.820,-

Unit yang diproduksi dan dijual

22.000

4.000

Laba bersih per unit terjual

Rp 65.000,-

Rp97.500,-

Biaya per unit untuk Monarch dan Regal adalah sebagai berikut :

Monarch

Regal

Bahan Langsung

Rp208.000,-

Rp584.000,-

Tenaga Kerja Produksi Langsung
– Monarch (1,5 jam x Rp 12.000,-)

Rp18.000,-

– Regal (3,5 jam x Rp 12.000,-)

Rp42.000,-

Biaya permesinan
– Monarch (8 jam x Rp 18.000,-)

Rp144.000,-

– Regal (4 jam x Rp 18.000,-)

Rp72.000,-

Biaya overhead produksi selain biaya permesinan

Rp200.000,-

Rp100.000,-

Total Biaya

Rp570.000,-

Rp798.000,-

Keterangan: Biaya permesinan termasuk biaya sewa mesin, perbaikan dan perawatan mesin.

Overhead pabrik dialokasikan ke produk berdasarkan jam mesin dengan tarif Rp 25.000 per jam.

Perusahaan meminta bantuan konsultan mengenai keputusan untuk meninggalkan model Monarch tersebut. Konsultan menerapkan sistem activity based costing dan didapat informasi untuk overhead bulan November 2005 sebagai berikut :

Aktivitas

Cost driver

Total biaya aktivitas

Unit untuk dasar alokasi

Monarch

Regal

Total

Soldering

(jumlah titik solder)

Rp942.000.000,-

1.185.000

385.000

1.570.000

Shipment

(jumlah pengiriman)

Rp860.000.000,-

16.200

3.800

20.000

Quality control

(jumlah pemeriksaan)

Rp1.240.000.000,-

56.200

21.300

77.500

Purchase order

(jumlah order)

Rp950.400.000,-

80.100

109.980

190.080

Tenaga Mesin

(jam mesin)

Rp57.600.000,-

176.000

16.000

192.000

Mesin setup

(jumlah setup)

Rp750.000.000,-

16.000

14.000

30.000

Total biaya overhead

Rp4.800.000.000,-

  1. Hitung biaya per unit untuk Monarch dan Regal berdasarkan activity based costing.
  2. Bandingkan dengan biaya per unit hasil perusahaan dimana biaya overhead berdasarkan jam mesin.

SOAL 6

  1. Suatu perusahaan menerima pesanan kain tradisional, setiap pesanan dikerjakan oleh satu orang dengan lama kerja yang berbeda-beda tergantung desain dan tingkat kesulitan pengerjaannya. Biaya overhead adalah untuk pembayaran listrik, telepon, sewa bangunan, penyusutan peralatan dan tenaha kerja tak langsung yang keseluruhannya sebesar Rp 1.500.000,- perbulan. Perusahaan tersebut memiliki pengrajin 10 orang dan 2 orang tenaga kerja tak langsung. Pengrajin dibayar seharinya Rp 20.000,-. Tenaga kerja tak langsung sudah termasuk biaya overhead. Tidak ada biaya administrasi dan pemasaran selain komisi sebesar 10 % dari penjualan bagi perantara dengan pemberi order.

Seorang konsumen memesan 3 kain songket yang pembuatannya masing-masing membutuhkan waktu 10 hari. Bahan langsung songket terdiri dari benang sutra dan benang emas/perak. Untuk 3 kain songket itu membutuhkan bahan sebanyak Rp 300.000,- Dengan laba bersih yang diinginkan sebesar 30% dari penjualan.

  1. Hitung pembebanan biaya overhead atas dasar jumlah produk, jika dalam satu bulan bisa menghasilkan produk sebanyak 30 produk rata-rata.
  2. Hitung pembebanan biaya overhead atas dasar persentase biaya bahan langsung, jika dibutuhkan bahan langsung selama sebulan sebesar Rp 3.600.000,-

SOAL 7

Suatu perusahaan mempunyai 3 departemen produksi yang baru berproduksi perdana, sehingga belum ada persediaan awal. Sejumlah 50.000 unit seharga @ Rp 1.920,- masuk ke departemen cutting selama bulan Januari. Pada akhir bulan selesai 40.000 unit, 8.000 unit belum selesai dengan tingkat penyelesaian Bahan 100% dan konversi 75%. Unit hilang selama proses tidak diketahui kapan terjadi hilangnya. Biaya yang masuk bulan ini: Biaya tenaga kerja langsung 69 juta; dan biaya overhead pabrik Rp 36,8 juta.

  1. Buat unit fisik/kuantitatif untuk departemen cutting dan perakitan.
  2. Hitung unit ekuivalen bahan, unit ekuivalen tenaga kerja dan unit ekuivalen overhead pabrik?
  3. Berapa nilai (dalam rupiah) unit yang selesai dan diteruskan ke departemen perakitan.
  4. Berapa biaya barang dalam proses akhir departemen cutting.

Di departemen perakitan selain 40.000 unit seharga @ Rp 4.300,- yang diteruskan dari departemen cutting, ditambahkan bahan pada unit yang telah diinspeksi dan dinyatakan dalam kondisi baik. Inspeksi dilakukan pada tahap 90%. Pada akhir bulan 36.000 unit selesai dan diteruskan ke departemen finishing. 1.000 unit dinyatakan rusak pada saat inspeksi, tetapi hanya 5% yang dinyatakan rusak. Barang dalam proses akhir pada tingkat penyelesaian 80%. Selain biaya dari departemen cutting untuk 40.000 unit tersebut, biaya bahan tambahan Rp 18 juta. Biaya tenaga kerja langsung Rp 78,6 juta dan biaya overhead pabrik Rp 39,3 juta.

  1. Buat unit fisik/kuantitatif dan unit ekuivalen.
  2. Buat laporan pertanggungjawaban biaya.

SOAL 8

Data berikut ini adalah untuk PT. Rahmat Berkah (dalam ribuan):

awal 2001 akhir 2001
Persediaan Bahan Langsung Rp22,000 Rp26,000
Persediaan Barang ½ Jadi Rp21,000 Rp20,000
Persediaan Barang Jadi Rp18,000 Rp23,000
Pembelian Bahan Baku Langsung Rp75,000
Upah Buruh Langsung Rp25,000
Upah Buruh Tidak Langsung Rp15,000
Asuransi Pabrik Rp9,000
Depresiasi Bangunan Pabrik Dan Peralatan Rp11,000
Biaya Perawatan Pabrik Rp4,000
Biaya Pemasaran, Distribusi Dan Pelayanan Pelanggan Rp93,000
Biaya Umum Dan Administrasi Rp29,000
  1. Siapkan laporan harga pokok produksi tahun 2001
  2. Pendapatan tahun 2001 adalah sebesar Rp.300 juta. Buatlah laporan rugi labanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s